Cerita Seks Ibu Zeni yang Baik

Oleh Download Video Bokep Pada 11 Oktober 2015 - 04:15

Jemari lentik bu Zeni tak ketinggalan meraba dan mengelus lembut dada Edo melingkari pinggang Edo, mencari lipatan handuk, hendak membukanya. Uupps. Edo tersentak dan sadar.,upshhh maaf bu maaf bu saya terbawa suasana. Edo tertunduk tak berani menatap bu Zeni sambil merapikan kembali handuknya, baru kemudian dengan sedikit takut melihat ke arah bu Zeni. Terlihat bu Zeni pun agak tersentak, tapi tidak berusaha merapikan pakaiannya, sehingga tubuh bagian atas yang hanya tertutup bra itu dibiarkan terbuka. Pemandangan yang menakjubkan. napa Edo kita sudah memulainya dan kamu sudah membangkitkan kembali gairah ibu yang lama terpendam kamu harus menyelesaikannya Edo tatapan bu Zeni terlihat semakin sendu mmm ibu gak marah..? gimana nanti kalo ada yang lihat bu bisa gawat dong pak Kardi juga bisa marah besar bu jawab Edo. Tanpa menjawab bu Zeni bangkit berdiri, namun karena tidak merapikan pakaiannya, otomatis baju terusan yang dipakai jadi melorot jatuh ke lantai. Edo terpana melihat tubuh indah itu, sedikit berlemak di perut dan bokongnya namun itu malah menambah seksi lekuk tubuh bu Zeni. Kemudian dengan tenang bu Zeni melangkah ke arah pintu kamar dan menguncinya. Saat berjalan membelakangi Edo itu nampak gerakan bokong bu Zeni naik turun, dan perasaan Edo semakin tegang dengan nafsu yang semakin tak tertahankan, demikian juga saat bu Zeni berbalik dan melangkah kembali menuju tempat tidur, Edo tidak melepaskan sedikit pun gerakan bu Zeni. Sampai bu Zeni berdiri dekat di depan Edo dan berkata,kamarnya udah di kunci Edo, dan gak ada yang akan mengganggu. Edo tidak langsung menjawab, menghidupkan tape dengan suara yang agak besar, setidaknya untuk menyamarkan suara yang ada di ruangan. Bu Zeni kembali duduk di pinggiran tempat tidur, dan membuka bra yang digunakannya. Edo mendekat dan duduk di samping bu Zeni hmmm nampak payudara itu masih montok dan kenyal, ingin Edo langsung melahap dengan mulut dan menjilatnya. Bu Zeni yang memulai gerakan dengan melingkarkan lengannya ke leher Edo, menarik wajah dan langsung melumat bibir Edo dengan nafsu yang membara. Edo membalas dengan tidak kalah sengit, sambil meladeni serangan bibir dan lidah bu Zeni, tangan Edo meremas payudara montok milik bu Zeni. Desahan nafas menderu di seputar ruangan, diselingi alunan musik menambah gairah. Setelah beberapa saat, bu Zeni mendorong lembut badan Edo, menyudahi pertempuran mulut dan lidah, dengan nafas yang memburu. Edo mendorong lembut tubuh bu Zeni, berbaring terlentang dengan kaki tetap menjuntai di pinggiran tempat tidur. Dada yang penuh dengan gunung kembar itu seakan menantang dengan puting yang telah tegang. Tanpa menunggu lagi Edo melaksanakan tugasnya menjelajahi gunung kembar itu mulai dari lembah antara, melingkari dan menuju puncak puting. Dengan gemas Edo menyedot dan memainkan puting susu itu sambil tangan meremas payudara kembarannya HHHH. AHHH.MMMH.suara bu Zeni mulai kencang terdengar, desahan-desahan nikmat yang semakin menggairahkan. Edo melanjutkan penjelajahan dengan menyusuri lembah payudara menuju perut dan sebentar memainkan lidah pada udel bu Zeni yang menggelinjang kegelian. Edo menghentikan penjelajahan lidah, kemudian dengan cekatan menarik celana dalam bu Zeni, melepaskan dan membuang ke lantai. Dengan spontan bu Zeni mengangkat kaki ke atas tempat tidur dan memuka lebar pahanya, terlihat gundukan vagina dengan rambut-rambut yang tertata rapi. Edo mulai kembali aksi dengan menjilati menyusuri paha bu Zeni yang halus mulus, terus mendekat ke selangkangan menemui bibir vagina yang mulai mengeluarkan cairan senggama. Tanpa menunggu lama. Edo menyapu cairan senggama itu dengan lidahnya dan meneruskan penjelajahan lidah sepanjang bibir vagina bu Zeni dan sesekali menggetarkan lidah pada klitorisnya yang membuat bu Zeni mengerang kenikmatan,AHHHH. MMMMH HHH Edo.UHHdesahan birahi yang memuncak dari bu Zeni membuat Edo semakin bersemangat dan sesekali lidah di julurkan mencoba masuk ke liang senggama yang menanti pemenuhan itu. Setelah beberapa menit Edo mengeksplorasi liang kewanitaan itu, nampaknya bu Zeni tidak sabar lagi menuntut pemenuhan hasrat birahinya,Edo. Ayo sayang masukkin Edo hhhhmmmmh. Suara bu Zeni ditingkahi desahan-desahan yang semakin kencang. Dengan tenang Edo menyudahi penjelajahan lidah dan bersiap bertempur yang sesungguhnya. Dengan sekali tarik lepaslah handuk yang melilit di pinggang dan bebas mengacung penis dengan bagian kepala yang merah mengkilap. Bu Zeni semakin membuka lebar pahanya, besiap menanti pemenuhan terhadap liang wanitanya. Edo naik ke tempat tidur dan langsung mengarahkan batang penis ke arah vagina bu Zeni yang dengan sigap lansung meraih dan meremas batang kemaluan Edo dan membantu mengarahkannya tepat ke liang vaginanya. Dengan sekali dorongan penis Edo amblas sampai setengahnya. Edo menahan gerakan sebentar menikmati prosesi masuknya penis yang disambut desahan bu Zeni, AHHH.TERUSKAN EDO.AHHH. kemudian dengan meresapi masuknya penis sampai sedalam-dalamnya. Setelah dorongan pertama dan batang zakar yang masuk seluruhnya barulah Edo memompa menaik turunkan pantat dengan irama beraturan seakan mengikuti irama musik yang terasa semakin menggebu dan hot. Edo bertumpu pada kedua siku lengan sedangkan bu Zeni mencengkam punggung Edo. Meresapi dorongan dan tarikan penis yang bergerak nikmat di liang senggamanya. Suara desahan bercampur aduk dengan alunan musik dan peluh mulai bercucuran di sekujur tubuh,AH..AH..AH..MMHMHHHHHH. tak hentinya desahan meluncur dari bibir Edo dan bu Zeni. Sesaat Edo menghentikan gerakan untuk mencoba mengambil nafas segar, bu Zeni memeluk Edo dan menggulingkan badan tanpa melepas penis yang tetap berada di liang vaginanya. Dengan posisi di atas dan setengah berjongkok, bu Zeni memompa dan menaikturunkan pantatnya dengan badan bertumpu pada lengan. Sesekali bu Zeni memutar pantatnya dan kemudian memasukkan batang zakar Edo lebih dalam. Edo tak diam saja, tangan meremas kedua payudara yang menggantung bebas dan menarik-narik puting susu bu Zeni. Suasana makin membara dengan peluh yang bercucuran, sampai saat bu Zeni seperti tak sanggup melanjutkan pompaan karena birahi yang hendak mencapai puncak pemenuhan. Dengan sigap Edo membalikkan posisi, bu Zeni kembali berada di bawah, dengan mempercepat tempo dorongan Edo meneruskan pertempuran. EdoAHH..AH..AH..UHTERUS EDO. AHHHAHH IBU SAMPAIEDO.AHHHHHHHHH MMMMMHHH. Setelah teriakan tertahan bu Zeni mengatup bibirnya menikmati orgasme yang didapat, tubuhnya sedikit bergetar. Edo merasa vagina yang mengalami orgasme itu berkedut-kedut seperti menyedot zakarnya.Edo menikmatinya dengan memutar mutar pantatnya dan memasukkan lebih dalam lagi batang zakarnya, dan terasa ada dorongan kuat menyelimuti batang zakarnya, semakin besar dan sesaat Edo kembali mendorong batangnya dengan cepat dan saat terakhir menarik keluar batanga zakarnya dan melepaskan air maninya di atas perut bu Zeni. Yang dengan cepat meraih penis Edo dan mengocoknya sampai air mani itu berhenti muncrat, dengan lembut bu Zeni mengusap penis yang mulai turun ketegangannya. Edo membaringkan tubuhnya disamping bu Zeni. Terdiam untuk beberapa saat. Bu Zeni bangkit duduk meraih kain di pinggiran tempat tidur dan menyeka sisa air mani di perutnya. Kemudian dengan manja membaringkan tubuhnya diatas Edo. Makasih ya sayang ini rahasia kita berdua I love u Edo, bisik mesra bu Zeni di telinga Edo. mmmbaik bubelum sempat Edo menyelesaikan ucapannya, jari telunjuk bu Zeni menempel di bibirnya, kalo lagi berdua gini jangan pangil ibu dongucap bu Zeni manja. iya sayang. Balas Edo, senyum manis merekah di bibir seksi bu Zeni. Setelah itu dengan cepat Edo dan bu Zeni merapikan pakaian, dan sebelum meninggalkan Edo, bu Zeni berbisik mesra,sayang tar malem suamiku gak ada di rumah.. aku tunggu di kamar ya berapa ronde pun dilakoni buat Edo sayang. Sambil berpelukan mesra, Edo menyanggupi ajakan bu Zeni. ________________________________________________________________________ cerita dewasa, kumpulan cerita sex, blowjob, handjob, cerita sex dewasa, cerita seks dewasa, tante girang, daun muda, pemerkosaan, cerita seks artis,cerita sex artis, cerita porno artis,cerita hot artis, cerita sex, cerita kenikmatan,cerita bokep, cerita ngentot,cerita hot, bacaan seks, cerita, Kumpulan Cerita Seks, onani dan Masturbasi, cerita seks tante,blog cerita seks, seks,sedarah seks, cerita 17 tahun,cerita bokep


Kategori: Cerita Seks Dewasa,
Label: cerita dewasa kumpulan cerita sex blowjob handjob cerita sex dewasa cerita seks dewasa tante girang daun muda pemerkosaan cerita seks artis cerita sex artis cerita porno artis cerita hot art

Belum ada komentar